Cara ambil audio dari video
- Tambahkan video Anda. Seret video ke kotak di atas atau ketuk kotaknya untuk memilih file. MP4, MOV, M4V, WebM, MKV, AVI, 3GP, dan format umum lainnya didukung.
- Pilih format audio. Tentukan MP3, M4A, WAV, atau OGG pada Format audio. Catatan singkat di bawah tombolnya menjelaskan kegunaan tiap format.
- Pertahankan audio asli jika memungkinkan. Biarkan sakelar ini menyala agar suara disalin tanpa perubahan setiap kali formatnya memungkinkan. Untuk MP3, M4A, dan OGG, Anda juga bisa memilih Kualitas yang dipakai bila audionya harus dikonversi.
- Tekan Ambil audio. Pada pemakaian pertama, mesin audio diunduh satu kali (sekitar 31 MB). Bilah progres mengikuti prosesnya, dan Anda bisa membatalkannya kapan pun.
- Periksa dan unduh. Hasilnya menunjukkan apakah audio disalin atau dikonversi, codec, sample rate, dan kanal yang ditemukan di video, serta ukuran video berdampingan dengan ukuran file audionya. Putar dulu di halaman, baru unduh.
Fitur
- Empat format keluaran: MP3, M4A (AAC), WAV 16-bit tanpa kompresi, dan OGG dengan codec Opus.
- Mode salin tanpa kehilangan kualitas yang menyimpan trek audio asli tanpa encoding ulang setiap kali cocok dengan format pilihan, dan otomatis beralih ke konversi bila penyalinan tidak mungkin.
- Pilihan kualitas dari 128 sampai 320 kbps untuk format terkompresi.
- Detail sumber setelah setiap proses: codec aslinya (AAC, MP3, Opus, AC-3, dan lainnya), sample rate dalam kHz, serta apakah audionya mono, stereo, atau surround.
- Perbandingan ukuran antara video dan audio yang diambil, ditambah pemutar bawaan untuk mengecek hasilnya.
- Pesan yang mudah dipahami saat video tidak bersuara, tidak bisa dibaca, atau melebihi kemampuan memori perangkat.
Kenapa ambil audio dengan Fileora
Situs pengambil audio biasanya meminta Anda mengunggah seluruh video lebih dulu. Itu lambat untuk rekaman besar, dan salinan video Anda jadi tersimpan di server orang lain. Fileora mengerjakannya di perangkat Anda sendiri. Tidak ada yang keluar dari komputer atau HP, tidak ada akun yang harus dibuat, tidak ada watermark atau suara tambahan, dan jumlah file yang diproses tidak dibatasi.
Mode salin inilah yang membedakan alat ini. Mengonversi audio dari satu format lossy ke format lossy lain selalu membuang sedikit detail. Menyalin treknya menghindari hal itu sepenuhnya, sekaligus jauh lebih cepat karena audio tidak perlu di-decode lalu di-encode lagi. Kalau yang Anda perlukan hanya MP3 cepat dengan bitrate tetap, alat MP4 ke MP3 yang lebih sederhana melakukan persis itu.
Format mana untuk keperluan apa
Untuk podcast, kuliah, dan rekaman suara yang akan dibagikan ke orang lain, MP3 128 atau 192 kbps adalah pilihan aman. Musik dari video konser paling terjaga detailnya sebagai M4A dalam mode salin, sebab trek audio dari kamera disimpan tanpa disentuh. Jika rekamannya akan dibersihkan dari noise, dipotong, atau di-mixing di editor audio, WAV menghindarkan satu putaran kompresi tambahan sebelum Anda mulai. Sementara itu, OGG dengan Opus cocok untuk proyek web dan perangkat Android ketika ukuran file kecil itu penting.
Langkah berikutnya setelah audio didapat
Begitu suaranya terpisah dari video, Anda bisa memendekkannya dengan Potong Audio, misalnya untuk menyimpan satu lagu saja atau satu jawaban dari sebuah wawancara, atau menyatukan beberapa klip hasil ekstraksi menjadi satu trek lewat penggabung audio. Kedua alat itu juga berjalan sepenuhnya di browser. Butuh kebalikannya, yaitu video tanpa suara? Pakai alat hapus suara video.
Perlu diingat, video yang sangat panjang memakan banyak memori selama diproses. Jika file besar gagal di HP, coba di komputer atau tutup dulu tab lain. Mode salin juga membantu di sini, karena pemrosesannya jauh lebih ringan daripada konversi penuh.