Cara encode atau decode Base64
- Pilih Encode atau Decode di bagian atas alat.
- Tempel teks Anda di kotak kiri, atau tekan Coba contoh. Saat meng-encode, aktifkan opsi URL-safe jika hasilnya akan dipakai di link, nama file, atau token.
- Lihat hasilnya di kotak kanan. Hasil diperbarui setiap kali Anda mengetik. Jika string Base64 ternyata berisi file dan bukan teks, tekan Unduh file untuk menyimpannya.
- Salin atau unduh hasilnya sebagai file .txt. Tekan Pakai hasil sebagai input untuk memindahkan hasil ke kotak input sekaligus membalik arahnya, cara cepat untuk menguji bolak-balik.
Fitur
- Dukungan Unicode penuh: teks diubah menjadi byte UTF-8 terlebih dahulu, jadi huruf beraksen, aksara Arab dan Jawa, huruf Tionghoa, serta emoji tetap utuh.
- Opsi URL-safe yang menukar + dan / dengan - dan _ lalu membuang padding =.
- Decoder yang toleran: padding yang hilang, baris baru, spasi, alfabet URL-safe, dan awalan data URI semuanya diterima.
- Deteksi data biner: jika hasil decode bukan teks, Anda bisa mengunduhnya sebagai file, dengan PNG, JPG, GIF, WebP, PDF, dan ZIP dikenali otomatis.
- Pesan kesalahan yang jelas saat input bukan Base64 yang valid.
- Jumlah karakter dan baris untuk kedua kotak, diperbarui langsung.
- Tombol salin, unduh, dan tukar arah.
Mengapa encode Base64 di Fileora
String Base64 sering berisi hal yang tidak pantas diserahkan ke orang asing: kredensial API di header Basic authentication, payload token sesi, secret konfigurasi, atau dokumen hasil scan yang disisipkan ke email. Banyak decoder online mengirim apa pun yang Anda tempel ke server mereka. Fileora meng-encode dan men-decode dengan fungsi bawaan browser, jadi data tetap di perangkat Anda dan tidak ada yang dicatat.
Alat ini gratis, tanpa daftar, dan tanpa batas pemakaian. Di laptop kedua kotak tampil berdampingan, sedangkan di HP bertumpuk, jadi Anda bisa men-decode string dari chat tanpa membuka komputer.
Sedang mengolah gambar? Gambar ke Base64 langsung membuat data URI untuk HTML dan CSS. Untuk memeriksa token login, decoder JWT memisahkan header dan payload-nya, dan format JSON merapikan JSON yang Anda decode di sini.
Cara kerja Base64
Komputer menyimpan segalanya sebagai byte, sedangkan email, JSON, XML, dan URL dirancang untuk teks. Base64 menjembatani keduanya. Input diambil 3 byte (24 bit) sekaligus, bit-bit itu dibagi menjadi empat kelompok berisi 6 bit, lalu setiap kelompok dipetakan ke salah satu dari 64 karakter aman: A–Z, a–z, 0–9, + dan /. Jika panjang input bukan kelipatan 3, satu atau dua tanda = ditambahkan sebagai padding pada kelompok terakhir.
Itulah sebabnya hasil Base64 selalu sekitar 33% lebih besar dari input, dan panjangnya biasanya kelipatan 4. Contohnya, kata "Hi" terdiri dari dua byte dan menjadi SGk=. Karena tabel pemetaannya tetap dan terbuka untuk umum, Base64 tidak menyembunyikan apa pun. Ia hanya format pengiriman, bukan gembok.
Kapan Base64 dipakai sehari-hari
Anda mungkin sudah sering bertemu Base64 tanpa sadar. Lampiran email dikirim dalam Base64, header Authorization: Basic berisi nama pengguna dan kata sandi yang di-encode Base64, dan banyak API menerima file gambar sebagai string Base64 di dalam body JSON. Saat men-debug integrasi seperti ini, men-decode string tersebut adalah cara tercepat untuk melihat apa yang sebenarnya dikirim. Ingat saja bahwa siapa pun yang melihat string itu juga bisa membacanya.