Langsung ke konten

Encode dan Decode URL Online

Encode teks agar aman dimasukkan ke alamat web, atau decode link yang berantakan menjadi teks yang bisa dibaca. Semuanya berjalan di browser Anda.

Apa yang ingin Anda encode?

0 karakter · 0 baris
0 karakter · 0 baris

Cara encode atau decode URL

  1. Pilih Encode atau Decode.
  2. Tempel teks atau link Anda di kotak kiri, atau tekan Coba contoh.
  3. Atur opsinya. Saat encode, pilih Encode semuanya untuk satu nilai query atau Pertahankan struktur URL untuk link utuh, lalu tentukan apakah spasi menjadi +. Saat decode, aktifkan Anggap + sebagai spasi untuk link dari form.
  4. Salin atau unduh hasilnya. Jika Anda men-decode URL lengkap, periksa tabel Parameter query di bawah kotak.

Fitur

  • Dua mode encode berdasarkan fungsi standar browser encodeURIComponent dan encodeURI.
  • Opsi spasi menjadi + untuk encoding bergaya form HTML dan query string, dengan opsi pasangannya Anggap + sebagai spasi saat decode.
  • Dukungan UTF-8 penuh untuk semua bahasa dan emoji.
  • Tabel parameter query yang menampilkan setiap parameter dari URL yang ditempel beserta nilainya.
  • Pesan kesalahan yang jelas jika link memiliki urutan % yang rusak atau tidak lengkap.
  • Pakai hasil sebagai input untuk membalik arah dengan satu ketukan.
  • Hasil langsung dengan jumlah karakter dan baris, tombol salin, dan unduh.

Mengapa encode URL di Fileora

Link sering membawa lebih banyak dari yang terlihat: ID sesi, token login sekali pakai, alamat email, atau jalur redirect internal. Menempelkannya ke encoder yang berjalan di server orang lain berarti menyerahkan semua itu. Fileora meng-encode dan men-decode dengan fungsi bawaan browser, jadi teks tidak pernah meninggalkan perangkat Anda dan tidak ada yang direkam.

Gratis, tanpa daftar, dan sama nyamannya di HP maupun di komputer, sangat membantu ketika Anda perlu membaca link panjang yang dikirim seseorang lewat chat.

Alat terkait: encode data biner dengan encode Base64, rapikan respons API dengan format JSON, atau ubah judul artikel menjadi alamat yang bersih dengan pengubah teks ke slug.

Karakter khusus dan hasil encode-nya

URL hanya boleh berisi sekumpulan karakter ASCII tertentu. Sebagian karakter itu punya tugas khusus, sehingga jika muncul di dalam sebuah nilai, karakter tersebut harus di-escape. Inilah yang paling sering Anda temui:

  • Spasi: sama sekali tidak diizinkan, jadi menjadi %20, atau + di query string gaya form.
  • / memisahkan segmen path dan menjadi %2F di dalam nilai.
  • ? menandai awal query string: %3F.
  • & memisahkan satu parameter dari parameter berikutnya: %26.
  • = memisahkan nama parameter dari nilainya: %3D.
  • # menandai awal fragment, bagian yang hanya disimpan browser: %23.
  • % mengawali setiap escape, jadi tanda persen biasa ditulis %25.
  • + bisa berarti spasi di form, jadi tanda plus sungguhan paling aman ditulis %2B.

Jika kata kunci seperti "nasi & ayam" tidak di-encode, tanda & memecahnya menjadi dua parameter dan server hanya menerima "nasi ". Meng-encode nilai terlebih dahulu mencegah bug semacam ini, yang sering muncul saat membuat link pencarian, link WhatsApp, atau parameter UTM secara manual.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya dua mode encode?

Encode semuanya memakai encodeURIComponent dari browser, yang meng-escape setiap karakter khusus termasuk / ? & = dan #. Gunakan mode ini untuk satu nilai di dalam URL, misalnya kata kunci pencarian. Pertahankan struktur URL memakai encodeURI, yang membiarkan karakter-karakter itu agar link utuh tetap berfungsi, dan hanya meng-escape spasi, huruf non-Latin, serta karakter tidak aman lainnya.

Spasi sebaiknya menjadi %20 atau +?

Di bagian path URL, spasi harus ditulis %20. Di query string yang dikirim oleh form HTML, spasi biasanya ditulis +, dan banyak server mengharapkan format itu. Aktifkan Spasi menjadi + saat membuat query string bergaya form, dan biarkan mati untuk kasus lain. Saat men-decode, aktifkan Anggap + sebagai spasi jika link berasal dari form.

Kenapa muncul pesan kesalahan saat decode?

Setiap tanda % di teks yang sudah di-encode harus diikuti dua digit heksadesimal, dan karakter multi-byte memerlukan semua byte-nya. Jika link terpotong, misalnya hanya %E0%A4 dari urutan tiga byte, atau ada tanda % yang nyasar, teks tidak bisa di-decode. Alat ini memberi tahu Anda, bukan menampilkan hasil yang setengah rusak.

Bisakah alat ini men-decode huruf non-Latin di dalam link?

Bisa. Huruf beraksen, aksara Arab, dan karakter non-Latin lainnya disimpan di URL sebagai byte UTF-8, masing-masing ditulis %XX. Decoder menyusun kembali byte-byte itu, sehingga Caf%C3%A9 kembali menjadi Café. Encode bekerja dengan cara yang sama ke arah sebaliknya.

Bagaimana melihat parameter di link pelacakan yang panjang?

Pilih Decode lalu tempel seluruh link, mulai dari https://. Di bawah hasilnya, alat ini menampilkan setiap parameter query beserta nilainya yang sudah di-decode dalam sebuah tabel, sehingga tag pelacakan, alamat redirect, dan kata kunci yang terselip di URL panjang mudah terlihat.

Apakah URL encoding bisa menyembunyikan informasi?

Tidak. Percent-encoding hanya membuat teks aman dikirim lewat URL, dan siapa pun bisa men-decode-nya seketika. Jangan menaruh kata sandi atau data pribadi di link, di-encode ataupun tidak, karena URL tersimpan di riwayat browser dan log server.

Tidak menemukan alat yang Anda butuhkan, atau ada yang tidak berfungsi?

Beri tahu kami alat apa yang Anda inginkan atau apa yang salah. Kami membaca setiap pesan, dan permintaan menentukan apa yang kami buat berikutnya.

Membuka aplikasi email Anda. Mohon jangan lampirkan file pribadi.