Cara memakai konverter biner
- Ketik angka di salah satu dari empat kotak: Biner, Oktal, Desimal, atau Heksadesimal.
- Lihat tiga kotak lainnya, yang ikut berubah saat Anda mengetik. Setiap kotak punya tombol salin sendiri.
- Pilih cara mengelompokkan digit biner: Tanpa pengelompokan, Per 4 digit, atau Per byte (8).
- Untuk bilangan negatif, pilih Tanda minus agar ditulis dengan minus di depan, atau Komplemen dua beserta Lebar bit untuk melihat cara komputer menyimpannya.
Fitur
- Empat basis sekaligus: biner (basis 2), oktal (basis 8), desimal (basis 10), dan heksadesimal (basis 16).
- Angka besar yang tepat tanpa pembulatan, berapa pun jumlah digitnya.
- Pengelompokan bit per 4 (nibble) atau per 8 (byte) agar mudah dibaca.
- Komplemen dua 8, 16, 32, atau 64 bit, dengan rentang bertanda yang ditampilkan.
- Pesan kesalahan yang jelas yang menyebut karakter yang tidak sesuai, misalnya angka 2 di bilangan biner.
- Panjang biner dalam bit, sehingga Anda tahu berapa ruang yang dibutuhkan sebuah nilai.
Nilai tempat di setiap basis
Semua basis bekerja dengan cara yang sama; yang berbeda hanya pengalinya. Dalam desimal, setiap tempat bernilai sepuluh kali tempat di kanannya. Dalam biner dua kali, dalam oktal delapan kali, dan dalam heksadesimal enam belas kali, dengan huruf A sampai F mewakili 10 sampai 15. Jadi nilai yang sama, dua ratus lima puluh lima, ditulis 11111111 dalam biner, 377 dalam oktal, 255 dalam desimal, dan FF dalam heksa.
Komplemen dua secara singkat
Dengan 8 bit ada 256 pola yang berbeda. Komplemen dua memakai bit paling kiri sebagai tanda: pola yang diawali 0 bernilai 0 sampai 127, dan pola yang diawali 1 bernilai −128 sampai −1. Untuk membalik tanda secara manual, balik semua bit lalu tambah satu. Contohnya, 5 adalah 00000101; setelah dibalik menjadi 11111010, dan ditambah satu menjadi 11111011, yaitu −5. Ketik 11111011 di kotak Biner dengan Komplemen dua dan 8-bit terpilih untuk membuktikannya.
Kapan Anda membutuhkannya
- Pelajar SMA dan SMK: materi sistem bilangan di pelajaran Informatika dan TKJ, termasuk memeriksa PR konversi basis.
- Mahasiswa dan programmer: membaca bit mask, flag, dan nilai register, serta melihat bentuk bilangan negatif di memori.
- Jaringan: mengubah oktet alamat IP dan subnet mask, misalnya 255.255.255.0, di mana setiap 255 adalah 11111111.
- Desain web: kode warna heksa seperti #6366F1 terdiri dari tiga byte, yaitu 99, 102, dan 241 dalam desimal.
Kenapa memakai konverter biner Fileora
Konverter ini menampilkan empat basis sekaligus, tidak pernah membulatkan angka besar, dan menjelaskan kesalahan alih-alih hanya menampilkan kolom kosong. Semuanya berjalan di browser Anda tanpa perlu daftar.
Untuk kode warna, konverter warna mengubah heksa ke RGB dan HSL. Untuk mengodekan teks, bukan angka, gunakan encode dan decode Base64.